Postingan

Ikut-ikutan membawa berkah

 Masa kecilku mandi di Sumber dan di sungai ketika melihat orang tua Pulang membawa batu kali aku pun ikut membawa dan tidak tahu apa maksudnya akhirnya setelah beberapa tahun membawa berkah ketika jalan di depan rumah di aspal akhirnya batu yang menumpuk tanpa makna itu akhirnya berbuah menjadi rezeki alhamdulillah ternyata lingkungan membawa berkah

REKAM JEJAK

Magang ke sekolah Paforit

untuk mencari pengalaman aku mencari sekolah yang hebat. Ketika itu dari Magetan mencoba untuk mengabdi di SMA Pancabakti, Bonaventura. Sedangkan di Madiun aku mendaftar di SMA Cokroaminoto. Sedangkan yang terakhir di Ponorogo di SMA Muhammadiyah dan di SMA Bakti Ponorogo. Dengan bekal kemampuanku untuk mencoba cadi guru ternyata aku langsung diterima di SMA Bakti dan ketika itu aku langsung diberi seragam.

KIRIMAN 15 000 BELI BUKU 20.000

Gambar
Masih ingat betapa nekatnya aku jaman dulu. Untuk memiliki sebuah buku yang mungkin bukan jurusanku termasuk hal yang agak aneh. Tetapi itu kulakukan demi sebuah Ilmu. Aku membeli buku "Di bawah Bendera Revolusi"  seharga Rp. 20.000. Pada halkiriman uangku hanya Rp. !5.000. Tekor Rp. 5.000. kemana aku mencari gantinya. Satu lagi yang aku beli yaitu "Sejarah Baru Islam" itu seharga kalau tidak salah 1/3 jatah makan sebulan. Buku itu sampai sekarang belum kembali. Aku sendiri membacanya belum selesai namun sudah dipujam temanku dari Ponorogo. namun sampai sekarang belum kembali.

AKU GELUT

Kalo malam melihat fightimg ingatanku juga melayang ketika jaman smp. Di jaman SPGpun juga teringat gelut dengan teman sekelas. Bahkan di kalang di ruangan. Pendukungku dari teman se kos dan pendukung tenmku dari teman se kecematan. Rame sekali pertarungan itu. Pendukung lawanku meneriakkan "ayo koyo biasane kae lo....ayo koyo biasane" akhirnya kena pukulan "Qi-Zuki-Jodan" dan kelihatan berdarah lawanku. Aku semakin yakin bisa menguasainya. Pertaungan semakin seru dan pada akhirnya aku lawanku kena kuncian leher dan lawanku beerusaha menarik barangku. namun semakin dia menarik semakin aku kencangkan kuncianku ke lehernya. Akhirnya dia melepas dan kulepaskan juga kuncianku. Selesailah Fighting seru itu.

89 Anak bisa Kurban 11 Ekor Kambing

. Kita ternyata bisa. Jumlah siswa yang hanya 89 anak, ternyata bisa berkorban 11 kambing. Dengan mengumpulkan hewan korban dari berbagai teman dan juga famili akhirnya  yang 89 A  Yang tidak bisa dilaksanakan namun dapat disatukan