Kepala sekolah di SMP 1 Takeran
Saat itu SMP 1 Takeran adalah satu-satunya SMP yang paling ujung timur di Kabupaten Magetan berbatasan dengan kota Madiun SMP 1 Takeran dulu bernama SMP 2 Takeran sedang kan SMP 1 Tangerang yang sekarang menjadi SMP 1 nguntoronadi karena perpecahan wilayah sehingga SMP 2 Takeran menjadi SMP 1 Takeran karena tanahnya yang sangat luas hampir 2 hektar sehingga banyak yang harus dikerjakan untuk merapikan dan membuat SMP 1 Takeran bisa bersaing dengan SMP yang ada di kota akhirnya kami putuskan sekolah bernuansa Pondok Pesantren Dan juga sekolah SMP yang olahraganya terpadu yang disingkat dengan SMP IT dan SMP karena SMP ini berdekatan dengan pondok pesantren sehingga kami memutuskan untuk sekolah bernuansa pondok pesantren Selain itu karena wilayahnya yang sangat luas sehingga kami juga mengembangkan Sekolah dengan olahraga terpadu akhirnya kami membangun berbagai tempat dan sarana olahraga mulai dari tenis lapangan lapangan bola voli lapangan basket lapangan futsal lapangan sepak takro dan juga bulu tangkis serta tempat meja tenis pada saat itu kami gelar hari rekreasi yaitu Sabtu gembira setiap hari Sabtu ambil gelar ekstrakurikuler dari seluruh potensi yang ada pada anak didik selain itu juga semuanya harus ikut dikerok atau baca Alquran bagi yang belum bisa baca tulis Alquran sebenarnya full day school sudah dimulai dari SMP 1 Takeran
Kejujuran dimulai dari SMP 1 Takeran saat itu para guru sepakat untuk jujur sehingga kami menawarkan kepada orang tua dan wali murid orang tua dan wali murid pun menyepakati bahwa kita harus jujur akhirnya wali murid kelas 2 saat itu ingin anaknya ujian dengan kejujuran
Kata ibu guru akhirnya juga memberikan pelajaran tambahan untuk mensukseskan kejujuran genderang sudah ditabuh akhirnya nya ujian nasional diiringi dengan doa dan Istighosah oleh anak-anak maupun orang tua akhirnya anak-anak menempuh ujian dengan kejujuran hasilnya ternyata banyak yang tidak lulus namun saat itu ada ujian Mengulang dari 39 SMP Negeri se Kabupaten Magetan SMP 1 Takeran paling banyak yang tidak lulus ujian dan pada tahun kedua Kami mencoba untuk mengajak kejujuran kepada sekolah lain akhirnya SMP 2 Parang dan SMP 2 Kawedanan mengikuti jejak kejujuran SMP 2 para paling banyak yang tidak lulus yaitu 99 anak dan di ikuti SMP 2 Kawedanan 75 anak sedangkan SMP 1 Takeran 45 anak itulah jejak kejujuran ujian nasional dalam rapat koordinasi dan sinkronisasi di Malang saya mengusulkan untuk kejujuran sebaiknya di Buatlah 20 paket soal sehingga anak tidak dapat bertanya
Pentingnya kerjasama dengan lintas sektoral dan juga jalan moga-moga Pak Lurah lintas sektoral dengan kerjasama lintas sektoral ternyata dapat membantu dalam pengembangan sekolah salah satunya adalah membuat lapangan tenis dan juga bakal serta pintu gerbang SMP 1 Takeran
Kejujuran dimulai dari SMP 1 Takeran saat itu para guru sepakat untuk jujur sehingga kami menawarkan kepada orang tua dan wali murid orang tua dan wali murid pun menyepakati bahwa kita harus jujur akhirnya wali murid kelas 2 saat itu ingin anaknya ujian dengan kejujuran
Kata ibu guru akhirnya juga memberikan pelajaran tambahan untuk mensukseskan kejujuran genderang sudah ditabuh akhirnya nya ujian nasional diiringi dengan doa dan Istighosah oleh anak-anak maupun orang tua akhirnya anak-anak menempuh ujian dengan kejujuran hasilnya ternyata banyak yang tidak lulus namun saat itu ada ujian Mengulang dari 39 SMP Negeri se Kabupaten Magetan SMP 1 Takeran paling banyak yang tidak lulus ujian dan pada tahun kedua Kami mencoba untuk mengajak kejujuran kepada sekolah lain akhirnya SMP 2 Parang dan SMP 2 Kawedanan mengikuti jejak kejujuran SMP 2 para paling banyak yang tidak lulus yaitu 99 anak dan di ikuti SMP 2 Kawedanan 75 anak sedangkan SMP 1 Takeran 45 anak itulah jejak kejujuran ujian nasional dalam rapat koordinasi dan sinkronisasi di Malang saya mengusulkan untuk kejujuran sebaiknya di Buatlah 20 paket soal sehingga anak tidak dapat bertanya
Pentingnya kerjasama dengan lintas sektoral dan juga jalan moga-moga Pak Lurah lintas sektoral dengan kerjasama lintas sektoral ternyata dapat membantu dalam pengembangan sekolah salah satunya adalah membuat lapangan tenis dan juga bakal serta pintu gerbang SMP 1 Takeran
Komentar
Posting Komentar