Buku autobiografi
Kata Pengantar
Syukur Alhamdulillah dengan selesainya buku autobiografi saya semoga menjadi impian kepada semua guru yang ada di Magetan Buku ini menceritakan Bagaimana perjalanan saya dari yang saya ingat sampai yang akan kami rencanakan setelah pensiun barangkali rencana ini menjadi harapan untuk mengisi waktu setelah tidak bekerja lagi di dunia pendidikan namun semangat untuk memberikan dan mencerahkan generasi muda tidak hanya berhenti di sekolah namun di mana pun berada dan kapanpun saya tetap akan mencoba untuk memberikan pencerahan dan semangat untuk membangun negeri ini melalui dunia pendidikan dunia pendidikan Tidak hanya ada di bangku sekolah namun di lingkungan keluarga di lingkungan RT di lingkungan masyarakat masih membutuhkan orang-orang yang peduli terhadap pendidikan generasi muda dengan harapan generasi kita bisa menjadi orang-orang yang dapat menggantikan generasi tua generasi tua berharap jadilah generasi muda yang bisa menghadapi tantangan tidak hanya tantangan dari dalam tetapi juga dari luar generasi muda harus menjadi orang yang bisa memberikan harapan bangsa untuk menjadi pemimpin pemimpin dimasa yang akan datang masa yang akan datang penuh dengan tantangan dan bahkan kalau kita tidak mempersiapkan sedini mungkin kita akan menjadi pembantu di negeri sendiri demikian yang dapat saya sampaikan mudah-mudahan buku autobiografi ini bisa berguna bagi saya sendiri maupun anak Juju canggah dan keturunan saya semoga dengan autobiografi ini bisa menginspirasi anak-anak saya keluarga saya juga bisa membuat autobiografi untuk diingat sepanjang masa Terima kasih mudah-mudahan tulisan ini bisa bermanfaat dan dan saya minta maaf yang sebesar-besarnya bila ada kekeliruan dalam tutur kata kalimat dan berharap untuk para pembaca bisa memberikan apresiasi dan masukan untuk sempurnanya buku autobiografi saya terima kasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…….
Penulis
Daftar Isi
Judul ………
Kata Pengantar ……
Daftar Isi …..
BAB I MASA KECIL
- Ayah. Ayahku seorang guru dan ibu seorang petani biasa Selain itu Bapakku adalah seorang dalang
- Ibu
- Desa
- Kesukaanku
- Kenakalanku
BAB II AKU SEKOLAH
- Taman Kanak-kanak
- Sekolah Dasar
- SMP
- SMA
- Perguruan Tinggi
BAB III PENGABDIANKU……..
- Masa CPNS…..
- Pegawai Negeri….
- Pengalaman Kenaikan Pangkat
- Pengalaman Membina Anak
- Penglaman Dengan Teman Guru
- Wali Kelas
- Kepala Laboran
- Kepala Perpustakaan
- Kepala Urusan
- Wakil Kepala Sekolah
- Kepala Sekolah
BAB IV RENCANA MASA PENSIUN/TUA
- Akan Memelihara Ayam
- Memnikmati Masa Pensiun
Biografi
BAB I
MASA KECIL
- Ayah
Ayahku adalah seorang dalang, Selain itu juga seorang dalan yang kondang. Menurutku Bapakku seorang penyabar. Seingatku ketika dalang di desaku saya selalu melihatnya. Kadang-kadang ketika pertunjukan selesai saya diberi panggang ayam. Dengan senang hati saya bawa pulang. Saat itu jarang menyanatab ikan. Yang namanya telur itu sangat jarang kita nikmati bahan untuk mencari telur mengikuti orang tua yang sedang memetik panenan pagi atau istilah Jawanya metil saya mengikuti di belakangnya dan ketika di pojokan sawah itu diletakkan takir yang isinya telur Akhirnya saya ambil itulah Bagaimana perjalanan anak desa yang ingin menikmati telur dadar bapakku selalu menulis di tanggalan ketika ada seseorang yang pesan untuk mendalang pernah suatu hari saya melihat di tanggalan itu hampir satu bulan penuh bapakku dipesan untuk dalang pada waktu itu saya juga tidak membayangkan bagaimana setiap hari dalam dan juga paginya menjadi guru untuk mengajar anak-anaknya…
- Ibu
Ibuku adalah seorang pejuang keluarga setelah ayahku meninggal dunia. ……….
- Desa
Kelurahan Selosari merupakan desa tempatku dengan beraneka warna kehidupan ……..
- Kesukaanku
Seperti umumnya anak seusiaku ……
- Kenakalanku
Semasa kecilku ada pengalaman yang sampai saat ini membuat aku tersenyum ……
BAB II
AKU SEKOLAH
- Taman Kanak-kanak
Sore itu cucuku menyanyikan lagu Balonku dengan senangnya. Aku pandang cucuku dengan tatapan yang jauh seakan-akan sampai pada saat aku kecil dan bersekolah di TK. ………..
- Sekolah Dasar
Betapa bangganya aku ketika melewati jalan di depan sekolah dasarku dulu. Pada saat aku bersekolah temboknya hanya bercat putih. ……
- SMP
Terima kasih Tuhan aku telah Engkau beri jalan untuk bersekolah di SMP 1 Magetan. SMP tempat aku mencari ilmu ini dulu terletak diantara SPG Negeri Magetan dan SPG Swasta Nasional, yang disingkat SGP Swanas.
……..
- SMA
Ketika aku masuk SMA sudah menggunakan Danem. Danem itu singkatan dari Daftar Nilai Ebtanas Murni. Ketika itu nilai yang saya peroleh ……
- Perguruan Tinggi
…….
Setelah SPG Langsung Medaftarkan Ke IKIP Jogya dan UNS Solo. Denganmengambil jurusan Seni Rupa dan di UNS mengambil jurusan Olah raga. SMA aku melanjutkan kuliah di IKIP Surabaya, yang sekarang berganti nama menjadi UNESA. …….
BAB III …PENGABDIANKU………..
- Masa CPNS…..
Datangnya sk CPNS memkbuat keluargaku merasa bangga. …… dengan
- Pegawai Negeri….
Gajiku yang 80 % sudah berakhir. Penambahan gaji sangat membanggakan. Ketika ada kenaikan berkala itupun menjadi berbeda. Karena gaji pokok nya akan naik pula. Setiap tahun selalu menunggu berita laporan presiden untuk menerima berita kenaikan gaji. Bahkan tepuk tangan itu sampai dihitung berapa kali.
- Menjadi Guru Di SMA Bakti Ponorogo
Pengalaman yang saya peroleh dari SMA Bakti Ponorogo, sangat menjadikan pelajaran untuk menjadi kepala sekolah. kepala sekolah diSMA Bati saat itu menjadikan sekolah maju pesat. Seolah-olah setiap apa yang diprogramkan menjadi kenyataan saat dilaksanakan. Dan ternyata kunci sukses itu ada di ketegasan sang kepala sekolah. beliau sangat disegani. Beliau sangat memberikan penghargaan kepada siapapun yang memang berprestasi.
Setiap usulan dari guru, selalu diberi sinyal untuk dilaksanakan.
Beliau sangat paham dengan semakin meningkatnya mutu pendidikan semakin mahalpula dana yang dikeluarkan.
- Pengalaman Kenaikan Pangkat
Untuk kenaikan pangkat selalu sibuk dengan pengumpulan data. Saya pernah dibuat pontang panting ketika. Oleh beberapa teman tata usaha. Karena kekompakan kami, sehingga semuanya kami urus sendiri. Termasukmengusulkan kenaikan pangkat. Budaya kerjasama dengan teman sejawat sangat erat sehingga menjadi kekuatan tersendiri bagi kita untuk maju.
- Pengalaman Jadi Guru Seni Budaya
Ketika jadi guru saya selalu pingin meningkatkan kualitas anak didik saya. Budaya target pada waktu itu sangat saya utamakan. Seperti setiap akhir tahun kami selalu mengadakan pameran hasil karya. Baik karya dari seni rupa, seni drama, seni busana, seni tata boga, seni dekorasi, seni tata taman, seni sastra, seni pertunjukan dan semuanya ditampilkan dalam kemasan ujian praktek seni akhir tahun. Pada waktu itu sangat menyita waktu untuk anak-anak yang kebetulan sedang menghadapi ujian nasional. Sampai ada guru lain yang curhat atau protes dengan adanya ujian praktek seni itu. Mereka cemburu karena menyita waktu belajar anak katanya. Anak-anak memang asyik lembur sampai malam. Bahkan anak-anak rela mengeluarkan dana yang tidak sedikit jumlahya.
Mereka saling bekerja sama untuk mengerahkan tenaganya untuk menhias kelasnya masing-masing demi nilai seni budaya. Semua tenaga dikerahkan untuk menghias dan mepersiapkan. Ubo rampe semuanya. Dari penerima tamu, pembawa acara, penyaji sneck dan buku tamu semuanya komplit bagaikan ujian semua kemampuan anak didik kita.
- Guru Bahasa Inggris
Ketika jadi guru Bahasa inggris saya selalu ingin membuat niala ujian nasional anak saya harus lebih baik dari yang lain. Sampai saya menargetka untuk di Kabupaten Magetan harus menjadi juara masuk 10 besar perolehan nilai Ujan Nasional Bahasa Inggris. Sebelum tercapai target itu sasa masih belum puas. Sampai saya melaksanaan tambahan jam k enol walaupun tidak ada yang memprogramkan.
Saya mengetahui kemampuan anak-anak saya, sehingga rela menambah jam tayang.
- Pengalaman Membina Anak
Selama menjadi guru banyak pengalaman yang menyedihkan dan menyenangkan. Yang menyenangkan dapat menjadi pengalaman untuk dijadikan bekal mendidik anak. Sedangkan yang kurang baik dapat menjadi penilaian diri saya.
Kami selalu membuat budaya mutu. Ketika mmbina anak bangsa saya dan teman-teman selalu memompa diri ”kalua tidak juara tidak usah maju” jadi semangat itu saya kobarkan kepada anak didik kami dan juga kepada teman kami.
- Pengalaman Dengan Teman Guru
Hebat temanku mereka saling membantu dan saling. Memberi sufort kepada yang kekurangan dan memberi tambahan yang kekurangan. Sampai ke pulau Bali pun dilaksanakan dengan bersepeda. Kedatangan berlima saudara membuat sekolah berubah total. Karena latar belakang mereka yang berbeda.
Merekasangat kompak dalam menjadikan sekolah berprestasi.
- Wali Kelas
Masa jadi wali kelas, merupakan masa uji coba mengelola kelas. Kepedulian guru dalam mengelola kelas merupakan pengabdian yang tak ternilai harganya. Setiap hari minimal harus mengontrol kelasnya. Siapa yang tidak masuk dan siapa yang harus membersihkan kelas.
Sesuai dengan tugas pokok fungsi wali kelas harus memberikan perhatianlebih kepada kelas yang dibinanya, minmal harus bisa bersaing dengan kelas lain, jangan smapai kalah dengan kelas lain. Maka dibentuklah pengurus kelas yang hebat.
Wali kelas yang hebat dapat menciptakana kelas yang hebat pula. Sedangkan pengurus kelas yang hebat dapat menciptakan kelas yang hebat pula.
Semejak jadi wali kelas, nyali untuk memperhatikan kelas semakin tinggi. Bagaimana kelasnya menjadi terbaik diantara kelas yang ada.
Saya pernah mengusulkan uang wali kelas. Namun kepalasekolah saat itu menangguhkan, karena dananya terbatas.
- Kepala Laboran
- Kepala Perpustakaan
- Kepala Urusan
- Wakil Kepala Sekolah
Selama jadi wakil kepala sekolah seolah-olah..jadi ks beneran…hihihi. saya berpacu dengan kepala sekolah untuk saling unjuk kerja.
- Kepala Sekolah
Selama tes kepala sekolah saya agak ciut nyali karena saingan senior banyk sekali, namun hal itu tidak manjadi kendala bagi saya, saya ingin mengejakan yang terbaik untuk magetan, saya selalu mengerjakan soal minimal harus no terdepan. Kalua mengumpulkan tugas harus urutan terdepan. Kalua tida nomer 2 atau 3 perasaanku tidak puas.
Untuk tes calon kepala sekolah, belliau Ibu kepala dinas langsung memberikan wawancara sendiri. Saya masih ingat dengan pertanyaan beliau ibu kepala dinas. Beliau memberi soal yang kelihatan menjebak. Mengapa anda pingin jadi kepala sekola ?. saya pingin membangun pendidikan di kabupaten magetan. Lo jadi guru apa tidak bisa. Kalua jadi guru tidak punya kekeuasaan. Lo berarti kamu mencari kekuasaan. Wahh. Ini saya terjebak. Namun akhirnya sanya menceritakan ketika saya jadi guru tidak bisa berbuat banyak. Saya sering ditolak ketika membuat proposal program kegiatan. Contoh ketika mingin mengadakan pamer buku, beliau kepala sekolah menolak dengan alasan tidak ada uang. Dan banyak lagi yang lainnya. Trus kalua anda jadi kepala sekolah apa yang anada lakukan. Kami agak lega trus berceriata. Saya akan minta bantuan dari komite, sponsor dari luar. Dari sinilah suasana agak cair dan lega. Dengan jawaban itu ibu kepala dinas merasa lega.
…..
- Pengalaman di lingkungan
- Semenjak jadi guru baik di negeri maupun swasta, menjadikan pengalaman yang tidak pernah saya lupakan. Pengalaman itu menjadi pelajaran yang tidak bisa kita tukar dengan uang.
- Menjadi Ketua RT/RW
- Menjadi Panitia Maulid Nabi
- Panitia Pilkada/Pilpres…ditamabahi foto kegiatan/sertifikat..dll
- ……..
- Pengalaman di…organisasi
- Menjadi Ketua Koprasi
- Menjadi Pengurus LKMD/LMD/
- …..
Biografi
Budi Luhur lahir di Magetan pada tanggal ……….
Contents
No table of contents entries found.
Komentar
Posting Komentar