Tes Kepala Sekolah
A.
Selama tes
kepala sekolah saya agak ciut nyali karena saingan senior banyk sekali, namun
hal itu tidak manjadi kendala bagi saya, saya ingin mengejakan yang terbaik
untuk magetan, saya selalu mengerjakan soal minimal harus no terdepan. Kalua
mengumpulkan tugas harus urutan terdepan. Kalua tida nomer 2 atau 3 perasaanku
tidak puas.
Untuk tes calon kepala sekolah,
belliau Ibu kepala dinas langsung memberikan wawancara sendiri. Saya masih
ingat dengan pertanyaan beliau ibu kepala dinas. Beliau memberi soal yang kelihatan menjebak.
Mengapa anda pingin jadi kepala sekola ?. saya pingin membangun pendidikan di
kabupaten magetan. Lo jadi guru apa tidak bisa. Kalua jadi guru tidak punya
kekeuasaan. Lo berarti kamu mencari kekuasaan. Wahh. Ini saya terjebak. Namun
akhirnya sanya menceritakan ketika saya jadi guru tidak bisa berbuat banyak.
Saya sering ditolak ketika membuat proposal program kegiatan. Contoh ketika
mingin mengadakan pamer buku, beliau kepala sekolah menolak dengan alasan tidak
ada uang. Dan banyak lagi yang lainnya. Trus kalua anda jadi kepala sekolah apa
yang anada lakukan. Kami agak lega trus berceriata. Saya akan minta bantuan dari
komite, sponsor dari luar. Dari sinilah suasana agak cair dan lega. Dengan
jawaban itu ibu kepala dinas merasa lega.
Komentar
Posting Komentar